Semarang- Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang sukses menggelar Studium General dan Khatmil Qur’an dalam rangka Dies Natalis UIN Walisongo ke-49, Selasa (30/4). Acara yang diselenggarakan di Aula 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang ini dihadiri seluruh sivitas akademika FPK dan secara resmi dibuka oleh Dekan FPK, Dr. H. Darmuin M.Ag.

Agenda yang turut dihadiri oleh jajaran pimpinan rektorat UIN Walisongo Semarang ini juga sekaligus menjadi agenda tasyakuran Jurnal FPK, Psikohumaniora, setelah lolos akreditasi jurnal S2 portal SINTA Kemenristek Dikti beberapa pekan lalu. SINTA (Science and Technology Index) yang dikembangkan Kemenristek Dikti memiliki 6 grade akreditasi jurnal, mulai S1 s.d S6. Dr. Baidi Bukhori, S.Ag., M.Si, editor in chief, sukses membawa Jurnal Psikohumaniora menuju grade S2 (Jurnal terakreditasi B; nilai 70-85).

“Di tahun ketiga usianya, jurnal FPK, Psikohumaniora, berhasil menjadi salah satu dari 5 Jurnal Psikologi terakreditasi S2 di Indonesia, sekelas dengan Jurnal Psikologi UGM, UI dan UNDIP” papar Darmuin dalam sambutannya.

Kegiatan Studium General juga menghadirkan Narasumber A. Fahmi Arif Tsani M.Sc., RD. dari Departemen Ilmu Gizi FK UNDIP mengusung tema ” Pencegahan Penyakit Tidak Menular Dengan Germas  (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat)”. Kuliah umum selama 2 jam ini berlangsung aktif, dibuktikan dengan antusiasme mahasiswa dalam mengajukan pertanyaan.

Pada kegiatan tersebut, Fahmi menekankan bahwa persentase tertinggi penyebab kematian di dunia adalah penyakit menular dan penyakit tidak menular. Menurut data yang beliau paparkan, sejak tahun 1990 s.d 2015 persentase sebab kematian adalah sebagai berikut :

1. Tahun 1990 Penyakit Menular 56%, Penyakit tidak Menular 37% dan Kecelakaan 7%.
2. Tahun 2000 Penyakit Menular 43%, Penyakit tidak Menular 58% dan Kecelakaan 8%.
3. Tahun 2010 Penyakit Menular 33%, Penyakit tidak Menular 49% dan Kecelakaan 9%.
4. Tahun 2015 Penyakit Menular 30%, Penyakit tidak Menular 58% dan Kecelakaan 13%.

Fahmi juga menghimbau mahasiswa untuk memulai pola hidup sehat, diantaranya untuk tidak merokok, tidak meminum minuman beralkohol, memperbanyak aktivitas fisik dan mengkonsumsi asupan bergizi. Senada dengannya, Dr. Darmuin, M.Ag. juga menyampaikan bahwa mahasiswa FPK UIN Walisongo harus bisa menjadi penggerak pola hidup sehat di masyarakat.

Acara kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Khotmil Qur’an. Acara khataman baca Al-Qur’an tersebut dilaksanakan usai pembacaan Qur’an juz 1 s.d. juz 30 oleh sivitas akademika FPK UIN Walisongo Semarang yang dimulai dari Jumat (26/4) hingga Selasa (30/4).

 “Satu-satunya kampus yang menyelenggarakan kegiatan Studium General bareng dengan Khotmil Quran, ya hanya di UIN saja” jelas Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Dr. Musahadi, M.Ag.

Sebanyak 49 tumpeng disajikan sebagai hidangan disesuaikan dengan dengan usia UIN Walisongo saat ini yaitu 49 tahun. 

”Di usia UIN Walisongo yang ke 49 ini civitas akademika Fakultas Psikologi dan Kesehatan berharap UIN Walisongo kedepan lebih maju dan lebih baik lagi, oleh karnanya jumlah tumpeng di sesuaikan dengan usia UIN Walisongo ” harap Darmuin.