FPk_News- PERAK – SELANGOR, MALAYSIA – Mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang berhasil mengukir prestasi internasional melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Malaysia 2025. Tim KKN melaksanakan rangkaian program kesehatan mental yang menjangkau santri di dua maahad tahfiz, yaitu Maahad Tahfiz Raudhatul Qur’an (Perak) dan Maahad Tahfiz Al-Qur’an Darul Falah (Selangor).
Program bertema pengabdian masyarakat di bidang psikologi ini digelar dalam dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada 21–22 Juli 2025 di Maahad Tahfiz Raudhatul Qur’an, Perak, berupa Cek Kesehatan Mental dan Psikoedukasi. Tahap kedua berlangsung pada 8–9 Agustus 2025 di Maahad Tahfiz Al-Qur’an Darul Falah, Selangor, dengan fokus pada layanan Konseling Psikologi. Seluruh kegiatan dipandu oleh Reza Fatimah Az Zahra, Divisi Kesehatan Lingkungan KKN Internasional Malaysia UIN Walisongo 2025.

Antusiasme Santri di Perak
Kegiatan perdana di Perak mendapat sambutan hangat dari para santri. Pada Senin (21/7/2025), sesi Psikoedukasi Pengenalan Psikologi dan Pengenalan Konseling Psikologi dipadukan dengan program Cek Kesehatan Mental menggunakan instrumen DASS 21 berbahasa Melayu.
“Respons santri sangat positif. Mereka menunjukkan rasa keingintahuan yang besar terhadap materi psikologi yang kami sampaikan,” ujar Reza Fatimah.
Instrumen DASS 21 (Depression, Anxiety, and Stress Scale) dipilih sebagai alat asesmen sederhana untuk mendeteksi kondisi psikologis santri, sehingga potensi permasalahan yang memengaruhi keseharian mereka di maahad dapat teridentifikasi.
Keesokan harinya, Selasa (22/7/2025), kegiatan berlanjut dengan Psikoedukasi Pengenalan Emosi. Materi ini menekankan pentingnya pemahaman dan pengelolaan emosi sesuai ajaran Islam. Para santri terlibat aktif dalam sesi diskusi serta berbagi pengalaman.
“Kenapa penting memahami emosi? Karena ketika kita faham, maka kita boleh kawal emosi dengan baik dan bijak sesuai dengan situasi. Selain itu, boleh fahamkan orang lain juga,” tegas Reza Fatimah yang juga asisten konselor WHPDC 2024.

Layanan Konseling di Selangor
Kesuksesan program di Perak berlanjut ke Selangor. Di Maahad Tahfiz Al-Qur’an Darul Falah, tim KKN fokus memberikan layanan Konseling Psikologi secara intensif. Layanan dilaksanakan secara one-on-one pada waktu istirahat maahad, menyesuaikan kebutuhan santri.
Data menunjukkan, sebanyak sembilan santri putri dari kedua maahad telah mendapatkan pendampingan psikologi. Pendekatan personal ini terbukti efektif dalam membantu mereka mengatasi permasalahan yang dihadapi.
Komitmen Pengabdian Internasional
Program KKN Internasional Malaysia 2025 ini menjadi bukti nyata komitmen UIN Walisongo dalam memperluas jangkauan pengabdian masyarakat hingga ke level internasional. Keberhasilan rangkaian kegiatan di Perak dan Selangor membuka peluang pertukaran pengetahuan serta pengalaman di bidang kesehatan mental yang berkelanjutan.

“Program ini tidak hanya bermanfaat bagi santri di Malaysia, tetapi juga memperkaya pengalaman mahasiswa UIN Walisongo dalam mengaplikasikan ilmu psikologi di tataran global,” ungkap salah satu anggota tim KKN.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa UIN Walisongo diharapkan mampu membawa misi kemanusiaan dan pendidikan Islam yang inklusif sekaligus menjadi model pengabdian masyarakat lintas negara, khususnya dalam peningkatan kesadaran kesehatan mental di lingkungan pendidikan Islam.