FPK News, Surabaya – Program Studi S1 Gizi Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) UIN Walisongo Semarang melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dengan mengunjungi Rumah Sakit Universitas Airlangga (RS UNAIR), Surabaya, Jawa Timur, pada Senin, 26 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik yang bertujuan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai penerapan ilmu gizi dalam pelayanan kesehatan, khususnya di rumah sakit pendidikan.

Peserta KKL merupakan mahasiswa Program Studi S1 Gizi angkatan 2023. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa didampingi oleh enam dosen pembimbing serta empat panitia yang terdiri dari dosen dan tenaga kependidikan FPK UIN Walisongo Semarang. Kunjungan akademik ini menjadi salah satu agenda penting dalam rangka menyiapkan mahasiswa agar memiliki kesiapan kompetensi sebelum terjun ke dunia kerja, khususnya di bidang pelayanan gizi klinik.

Kedatangan rombongan KKL Prodi S1 Gizi FPK UIN Walisongo Semarang diterima dengan baik oleh pihak RS UNAIR. Rombongan disambut secara resmi oleh Manajer Pendidikan RS UNAIR, Dr. Hanik Badriyah Hidayati, dr., Sp.N, SubSp. NN-NK. Dalam sambutannya, pihak RS UNAIR menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Prodi S1 Gizi FPK UIN Walisongo Semarang dalam menjadikan RS UNAIR sebagai mitra pembelajaran lapangan. Ia juga berharap kegiatan ini dapat memberikan wawasan yang komprehensif kepada mahasiswa mengenai sistem pelayanan gizi di rumah sakit.

Rangkaian kegiatan KKL di RS UNAIR diisi dengan penyampaian materi oleh para ahli dan praktisi di bidang gizi dan kesehatan. Materi pertama membahas tentang Manajemen Sistem Penyelenggaraan Makanan di Rumah Sakit. Dalam sesi ini, mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai proses penyelenggaraan makanan yang meliputi tahap perencanaan menu, pengadaan bahan makanan, pengolahan, hingga distribusi makanan kepada pasien. Penyelenggaraan makanan di rumah sakit dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan gizi pasien, kondisi medis, serta standar mutu dan keamanan pangan.

Selain manajemen penyelenggaraan makanan, mahasiswa juga mendapatkan materi mengenai Proses Asuhan Gizi Terstandar yang diterapkan di RS UNAIR. Materi ini menjelaskan tahapan asuhan gizi yang sistematis dan berkelanjutan, mulai dari pengkajian status gizi pasien, penetapan diagnosis gizi, perencanaan dan pelaksanaan intervensi gizi, hingga monitoring dan evaluasi. Penjelasan tersebut memberikan gambaran nyata mengenai peran tenaga gizi dalam mendukung proses penyembuhan dan peningkatan kualitas hidup pasien.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa Prodi S1 Gizi menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal ini terlihat dari keaktifan peserta dalam menyimak materi serta keterlibatan aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa memanfaatkan kesempatan ini untuk menggali informasi lebih mendalam mengenai praktik pelayanan gizi klinik, tantangan yang dihadapi tenaga gizi di rumah sakit, serta peluang pengembangan karier di bidang gizi kesehatan.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan cinderamata dari pihak Prodi S1 Gizi FPK UIN Walisongo Semarang kepada RS UNAIR. Cinderamata tersebut diserahkan oleh Wakil Dekan III FPK UIN Walisongo Semarang, Wakil Dekan III Prof. Dr. Ikhrom M.Ag, sebagai bentuk apresiasi dan ungkapan terima kasih atas sambutan serta fasilitasi yang diberikan oleh pihak rumah sakit. Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi dan kenang-kenangan.

Melalui kegiatan KKL ini, diharapkan mahasiswa Prodi S1 Gizi FPK UIN Walisongo Semarang mampu mengintegrasikan teori yang diperoleh di bangku perkuliahan dengan praktik nyata di lapangan, serta memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai manajemen penyelenggaraan makanan dan asuhan gizi terstandar di rumah sakit.

Kontributor: Tim Pendamping KKL Gizi 2026
Editor & Publisher: Tim Humas FPK