FPK_News, Denpasar– Program Studi S1 Gizi Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) tahun 2026 dengan melakukan kunjungan edukatif ke ACS Aerofood Bali pada Rabu, 28 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran berbasis lapangan yang terintegrasi dalam kurikulum Program Studi S1 Gizi guna memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap penerapan ilmu gizi di dunia industri jasa boga.
Peserta KKL merupakan mahasiswa Program Studi S1 Gizi yang didampingi oleh enam dosen pembimbing serta empat panitia yang terdiri dari dosen dan tenaga kependidikan FPK UIN Walisongo Semarang. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh antusias sebagai bentuk implementasi pembelajaran kontekstual di luar kelas.
Melalui kunjungan ini, mahasiswa memperoleh pemahaman komprehensif mengenai sistem penyelenggaraan makanan yang diterapkan di ACS Aerofood Bali sebagai salah satu penyedia layanan katering penerbangan yang melayani maskapai nasional maupun internasional. Pihak perusahaan memberikan penjelasan mengenai alur produksi makanan yang harus memenuhi standar tinggi terkait mutu, keamanan, dan higienitas pangan, mengingat produk yang dihasilkan dikonsumsi oleh penumpang penerbangan.

Mahasiswa diperkenalkan dengan pembagian area kerja yang terbagi ke dalam zona hijau, zona kuning, dan zona merah. Setiap zona memiliki standar protokol kebersihan dan keamanan yang berbeda sesuai dengan tingkat risiko proses produksi. Zona hijau merupakan area dengan risiko rendah, sedangkan zona kuning dan zona merah memiliki tingkat pengawasan kebersihan yang lebih ketat. Sistem zonasi ini bertujuan untuk meminimalkan risiko kontaminasi silang selama proses pengolahan makanan berlangsung.
Selain layanan katering penerbangan, mahasiswa juga memperoleh wawasan bahwa ACS Aerofood Bali tidak hanya bergerak dalam penyediaan makanan. Perusahaan ini juga menyediakan berbagai layanan pendukung penerbangan lainnya, seperti penyediaan amenities, selimut, serta perlengkapan kabin pesawat. Informasi tersebut memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai luasnya cakupan layanan dalam industri jasa boga penerbangan dan peluang peran tenaga gizi di dalamnya.
Dalam aspek pengolahan bahan pangan, mahasiswa mempelajari prosedur penanganan sayuran yang dilakukan melalui tiga tahap pencucian. Proses tersebut menggunakan air yang mengandung klorin sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan pangan dan menekan risiko cemaran mikrobiologis. Selain itu, mahasiswa juga diperkenalkan dengan sistem penyimpanan bahan makanan yang telah ditetapkan secara spesifik, di mana penggunaan chiller dan freezer disesuaikan dengan jenis bahan pangan yang disimpan guna menjaga mutu dan kesegarannya.
Mahasiswa turut memperoleh pemahaman mengenai sistem pengendalian internal dalam pengambilan bahan makanan. Setiap bahan pangan tidak dapat diambil secara sembarangan, melainkan berada di bawah tanggung jawab penanggung jawab masing-masing bagian. Sistem ini diterapkan untuk memastikan ketertelusuran bahan, pengendalian mutu, serta efisiensi dalam proses produksi. Dalam pelaksanaannya, ACS Aerofood Bali telah menerapkan sistem penjaminan mutu, keamanan, dan kehalalan pangan secara terintegrasi di seluruh tahapan penyelenggaraan makanan.
Selama kegiatan berlangsung, rombongan mahasiswa didampingi oleh Kadek Arya selaku Supervisor Quality Control ACS Aerofood Bali. Ia memberikan penjelasan secara langsung mengenai alur kerja, penerapan standar kebersihan dan keamanan pangan, serta sistem pengendalian mutu yang diterapkan di lingkungan perusahaan. Interaksi yang terjalin antara mahasiswa dan pihak perusahaan berlangsung aktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab.
Melalui kegiatan KKL ini, diharapkan mahasiswa Program Studi S1 Gizi FPK UIN Walisongo Semarang mampu mengaitkan pengetahuan teoretis yang diperoleh di bangku perkuliahan dengan praktik nyata di lapangan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai sistem penyelenggaraan makanan pada industri jasa boga berskala besar, khususnya di sektor katering penerbangan.
Kontributor: Tim Pendamping KKL Gizi 2026
Editor & Publisher: Tim Humas FPK

