FPK_News, Semarang – Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menerima kunjungan edukatif dari Madrasah Aliyah (MA) NU Al Mustaqim Jepara pada Senin, 2 Februari 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan wawasan kepada siswa kelas akhir dalam mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, khususnya bagi siswa penerima beasiswa dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
Sebagai tuan rumah, FPK UIN Walisongo menyambut rombongan MA NU Al Mustaqim Jepara dengan hangat. Kegiatan diawali dengan sambutan dari pihak fakultas yang disampaikan oleh Wakil Dekan III FPK UIN Walisongo, Prof. Dr. Ikhrom M.Ag. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya pendidikan tinggi sebagai sarana untuk membentuk kompetensi akademik, profesional, sekaligus karakter mahasiswa. Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai tempat menimba ilmu, tetapi juga sebagai ruang pengembangan diri yang holistik.
Prof. Ikhrom juga mendorong para siswa untuk mulai menyiapkan diri secara optimal sejak dini, baik dari sisi akademik maupun mental, guna menghadapi proses seleksi masuk perguruan tinggi. Ia menekankan bahwa motivasi belajar, kedisiplinan, serta perencanaan yang matang akan menjadi kunci keberhasilan siswa dalam menempuh pendidikan tinggi dan meraih cita-cita di masa depan.
Sementara itu, perwakilan dari MA NU Al Mustaqim Jepara, Solahudin selaku Ketua Madrasah, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh FPK UIN Walisongo. Ia menjelaskan bahwa kunjungan ini diikuti oleh siswa kelas akhir, termasuk 13 siswa penerima beasiswa BAZNAS yang masing-masing memperoleh dukungan dana sebesar Rp4.000.000. Dana tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan pendaftaran perguruan tinggi hingga persiapan mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
Lebih lanjut, Solahudin menyampaikan bahwa kunjungan ke lingkungan kampus diharapkan dapat memberikan gambaran nyata kepada siswa mengenai suasana perkuliahan, pilihan program studi, serta peluang dan prospek karier lulusan perguruan tinggi. Dengan demikian, siswa diharapkan mampu menentukan pilihan studi lanjut secara lebih terarah dan sesuai dengan minat serta potensi yang dimiliki.

Rangkaian kegiatan kunjungan edukatif ini meliputi pemutaran video profil akademik FPK UIN Walisongo, pengenalan fakultas dan program studi yang ada, serta dialog interaktif antara siswa dan perwakilan fakultas. Dalam sesi dialog, siswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan, di antaranya terkait persyaratan akademik masuk perguruan tinggi, sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT), tingkat persaingan masuk Program Studi Gizi, serta prospek kerja lulusan di bidang psikologi dan kesehatan.
Menanggapi pertanyaan tersebut, pihak FPK UIN Walisongo menjelaskan bahwa lulusan di bidang psikologi, kesehatan, dan gizi memiliki peluang kerja yang luas. Lulusan dapat berkiprah di fasilitas pelayanan kesehatan, industri pangan, program gizi masyarakat, lembaga pendidikan, hingga berbagai program pemerintah yang berfokus pada peningkatan derajat kesehatan dan status gizi masyarakat. Penjelasan ini diharapkan mampu memberikan gambaran komprehensif kepada siswa mengenai peluang karier setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.
Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan penyerahan cendera mata dari pihak MA NU Al Mustaqim Jepara kepada FPK UIN Walisongo sebagai simbol apresiasi dan penguatan hubungan kelembagaan. FPK UIN Walisongo berharap kunjungan edukatif ini dapat meningkatkan motivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi serta membantu mereka dalam merencanakan jalur akademik dan karier secara lebih matang dan terarah.
Kontributor: Tim Humas FPK
Editor & Publisher: Tim Humas FPK
