FPK_News Semarang– Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Gizi FPK Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang sukses menyelenggarakan kegiatan Gizi Binaan dengan mengusung tema “Membangun Generasi Emas melalui Perbaikan Pola Gizi Seimbang pada Remaja dan Keluarga.” Kegiatan ini berlangsung di SMPN 1 Boja dan Desa Boja, Kabupaten Kendal. Kegiatan ini berlangsung selama 2 pertemuan , yang pertama pada Jum’at 22 Agustus 2025 dan pertemuan kedua Sabtu 23 Agustus 2025 dengan melibatkan dua sasaran utama, yaitu remaja sekolah dan masyarakat desa setempat, khususnya para ibu yang berperan penting dalam pemenuhan gizi keluarga.
Program Gizi Binaan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan kesadaran dan pengetahuan terkait pentingnya penerapan pola makan yang sehat dan seimbang. Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan edukasi mengenai gizi seimbang untuk mendukung pertumbuhan optimal, mencegah stunting, serta menciptakan generasi yang sehat dan cerdas.
Rangkaian kegiatan berlangsung selama dua hari dengan konsep yang menarik dan interaktif. Pada hari pertama, fokus kegiatan diarahkan kepada remaja melalui sosialisasi gizi seimbang yang diikuti oleh 25 siswa OSIS SMPN 1 Boja. Sosialisasi ini bertujuan membentuk pemahaman dasar remaja tentang pentingnya gizi yang baik untuk mendukung masa pertumbuhan mereka. Selain pemaparan materi, juga terdapat sesi diskusi agar peserta lebih aktif dan memahami informasi yang diberikan.

Sebagai upaya pemantauan status gizi, dilakukan pemeriksaan antropometri berupa pengukuran tinggi badan dan berat badan untuk menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT) siswa. Selain itu, dilakukan juga pemeriksaan tekanan darah menggunakan tensimeter untuk mengetahui kondisi kesehatan dasar mereka. Hasil pemeriksaan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi peserta untuk lebih peduli terhadap kesehatannya.
Untuk membuat suasana lebih menyenangkan, kegiatan juga diselingi dengan games. Para pemenang games mendapatkan hadiah menarik sebagai bentuk apresiasi. Setiap peserta sosialisasi juga menerima kenang-kenangan berupa tumbler dan leaflet yang berisi informasi penting mengenai gizi seimbang agar dapat dipelajari kembali di rumah. Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan plakat kenang-kenangan kepada pihak SMPN 1 Bojaatas kerja sama dan dukungan yang telah diberikan. Selain itu, juga dilakukan penyerahan sertifikat kepada pemateri sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi dalam memberikan ilmu dan edukasi kepada peserta.
Sementara pada hari kedua, peserta terdiri dari 25 ibu-ibu di Desa Boja. Mereka mendapatkan edukasi tentang pentingnya konsumsi makanan tinggi protein dan pemenuhan gizi anak. Selain itu, dilakukan demo masak Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sehat, bergizi, dan terjangkau sehingga para ibu dapat langsung mempraktikkan pengetahuan yang diperoleh. Tidak hanya itu, leaflet edukasi juga dibagikan sebagai media penguat informasi agar materi yang disampaikan dapat terus diingat dan diterapkan. Panitia juga menyiapkan hadiah khusus bagi peserta yang aktif bertanya selama sesi edukasi, guna meningkatkan partisipasi.

Sebagai penutup, dilakukan penyerahan kenang-kenangan berupa plakat kepada pihak Desa Boja sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama yang terjalin. Acara ditutup dengan sesi dokumentasi bersama seluruh peserta dan panitia, yang menjadi momen kebersamaan sekaligus kenangan dari kegiatan ini.
Melalui kegiatan ini, HMJ Gizi UIN Walisongo berharap dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan mampu mengubah perilaku makan remaja dan masyarakat, sehingga pola gizi seimbang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, cita-cita menciptakan generasi emas yang sehat, cerdas, dan memiliki pertumbuhan optimal untuk masa depan bangsa yang berkualitas dapat terwujud.
