FPK News, Semarang – Program Studi Gizi Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) UIN Walisongo Semarang turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia (World Food Safety Day) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang bekerja sama dengan Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI) Cabang Semarang. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (23/6/2026) di Balai Kota Semarang dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan perguruan tinggi anggota PATPI se-Kota Semarang.
Dalam kegiatan tersebut, Program Studi Gizi FPK UIN Walisongo Semarang mengirimkan delegasi yang terdiri atas dua dosen dan tujuh mahasiswa. Kehadiran delegasi ini merupakan wujud komitmen UIN Walisongo Semarang sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam negeri di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui edukasi gizi dan keamanan pangan.
Peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia 2026 mengusung semangat kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pangan yang aman, sehat, dan bergizi. Rangkaian kegiatan yang diselenggarakan meliputi Lomba Gendar Resik, Seminar dan Talkshow Keamanan Pangan, serta Bazar Pangan yang melibatkan berbagai instansi pemerintah, organisasi profesi, pelaku usaha, dan perguruan tinggi.
Pada agenda Bazar Pangan, Program Studi Gizi FPK UIN Walisongo membuka stan Skrining Status Gizi yang memberikan layanan pemeriksaan persentase lemak tubuh menggunakan alat analisis komposisi tubuh. Stan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pengunjung yang hadir. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya minat untuk mengikuti pemeriksaan serta berkonsultasi mengenai kondisi status gizi mereka.
Selain memperoleh hasil pemeriksaan, para peserta juga mendapatkan edukasi terkait pentingnya menjaga komposisi tubuh yang ideal melalui penerapan pola makan bergizi seimbang, aktivitas fisik yang teratur, serta penerapan prinsip keamanan pangan dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi ini menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini memberikan pengalaman berharga dalam mengaplikasikan ilmu gizi secara langsung kepada masyarakat. Mahasiswa tidak hanya berperan dalam pelaksanaan skrining status gizi, tetapi juga mengasah kemampuan komunikasi kesehatan, konseling gizi, dan edukasi masyarakat. Pengalaman tersebut menjadi sarana pembelajaran yang relevan untuk memperkuat kompetensi lulusan Program Studi Gizi dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan pelayanan kesehatan.
Partisipasi dosen dan mahasiswa FPK UIN Walisongo Semarang juga menunjukkan peran aktif perguruan tinggi dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat. Melalui kegiatan semacam ini, sinergi antara akademisi, pemerintah, organisasi profesi, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sadar akan pentingnya keamanan pangan.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilaksanakan penyerahan Surat Perjanjian Kerja Sama antara Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, PATPI Cabang Semarang, dan perguruan tinggi anggota PATPI se-Kota Semarang. Penandatanganan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan program yang berkaitan dengan pangan, gizi, dan kesehatan.
Melalui partisipasi dalam Peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia 2026 ini, Program Studi Gizi FPK UIN Walisongo Semarang kembali menegaskan komitmennya untuk berkontribusi dalam pembangunan kesehatan masyarakat melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian yang berdampak nyata bagi masyarakat luas.
