FPK NEWS, Semarang – Mahasiswa Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) UIN Walisongo Semarang yang tengah menjalani program magang di Balai Pelatihan Hukum (Bapelkum) Semarang kembali menunjukkan kontribusinya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui penyelenggaraan kegiatan Screening Kesehatan Mental bertajuk “Mind Awareness Day: Pegawai Sejahtera, Institut Lebih Berkinerja” pada Rabu (3/6/2026).

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi keilmuan psikologi yang dipelajari mahasiswa selama menempuh pendidikan di FPK UIN Walisongo Semarang. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berupaya meningkatkan kesadaran para pegawai mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental sekaligus memberikan gambaran awal terkait kondisi psikologis yang dimiliki masing-masing individu.

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Bagian Tata Usaha Balai Pelatihan Hukum Semarang. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa Program Studi Psikologi FPK UIN Walisongo Semarang yang telah menggagas kegiatan edukatif dan bermanfaat bagi para pegawai. Menurutnya, kesehatan mental menjadi salah satu aspek penting yang perlu mendapat perhatian karena berpengaruh terhadap produktivitas, kualitas pelayanan, dan kinerja institusi secara keseluruhan.

“Kesehatan mental yang baik akan membantu pegawai menjalankan tugas dan tanggung jawab secara optimal serta menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif,” ujarnya.

Setelah pembukaan, mahasiswa Psikologi FPK UIN Walisongo memberikan pemaparan mengenai tujuan kegiatan serta pentingnya deteksi dini kondisi kesehatan mental. Para peserta juga mendapatkan penjelasan terkait tata cara pengisian instrumen screening yang digunakan dalam kegiatan tersebut.

Proses screening dilakukan secara daring melalui Google Form dengan menggunakan instrumen psikologi yang telah disesuaikan untuk mengidentifikasi kondisi psikologis peserta secara umum. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengumpulkan data, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi pegawai agar lebih memahami pentingnya menjaga kesejahteraan psikologis di tengah tuntutan pekerjaan yang semakin kompleks.

Salah satu hal yang menjadi daya tarik dalam kegiatan ini adalah adanya sesi konsultasi singkat yang difasilitasi oleh mahasiswa Psikologi. Pada sesi tersebut, peserta memperoleh penjelasan mengenai hasil screening yang telah dilakukan, pemahaman terkait kondisi psikologis yang terukur, serta berbagai strategi sederhana yang dapat diterapkan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan mental dalam kehidupan sehari-hari.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para pegawai aktif mengikuti setiap tahapan kegiatan, mulai dari pengisian instrumen hingga sesi konsultasi. Respons positif yang diberikan menunjukkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan mental sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan secara menyeluruh.

Bagi Fakultas Psikologi dan Kesehatan UIN Walisongo Semarang, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa tidak hanya dibekali dengan pengetahuan teoritis di dalam kelas, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diterapkan secara langsung di masyarakat dan dunia kerja. Melalui program magang, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kompetensi profesional sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan tempat mereka belajar dan mengabdi.

Kegiatan Mind Awareness Day juga sejalan dengan komitmen FPK UIN Walisongo Semarang dalam menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Pendekatan promotif dan preventif dalam bidang kesehatan mental yang dilakukan mahasiswa menjadi langkah penting dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang lebih sehat, produktif, dan berdaya saing.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pegawai Balai Pelatihan Hukum Semarang semakin memahami kondisi psikologis dirinya, memiliki kesadaran yang lebih baik dalam menjaga kesehatan mental, serta terdorong untuk menerapkan berbagai strategi peningkatan kesejahteraan psikologis dalam kehidupan sehari-hari. Ke depan, Fakultas Psikologi dan Kesehatan UIN Walisongo Semarang berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung kesehatan mental masyarakat dan pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.